Karakteristik Demografi Balita Dengan Status Gizi Kurang di Puskesmas Toddopuli Demographic Characteristics Of Toddlers With Undernutrition At Toddopuli Community Health Center
Isi Artikel Utama
Abstrak
Pendahuluan: Gizi kurang pada balita merupakan masalah kesehatan yang dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan menggambarkan karakteristik demografi balita usia 0–59 bulan dengan status gizi kurang di Puskesmas Toddopuli Makassar. Metode: Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 327 balita dengan status gizi kurang dan sampel sebanyak 78 balita yang dipilih menggunakan accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan lembar observasi, kemudian dianalisis secara univariat menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil: penelitian ini menunjukkan bahwa balita paling banyak berada pada kelompok usia 36–47 bulan, yaitu 36 balita (46,2%), berjenis kelamin laki-laki sebanyak 47 balita (60,3%), memiliki riwayat imunisasi tidak lengkap sebanyak 53 balita (67,9%), dan memperoleh ASI eksklusif kurang dari enam bulan sebanyak 40 balita (51,3%). Pendidikan ayah dan ibu paling banyak berada pada tingkat SMP/sederajat, masing-masing 31 orang (39,7%) dan 29 orang (37,2%). Sebagian besar ayah bekerja sebagai buruh (60,3%), ibu sebagai ibu rumah tangga (73,1%), keluarga berpendapatan kurang dari Rp1.000.000 per bulan (61,5%), memiliki 2–3 anggota keluarga (47,4%), dan menempati rumah milik sendiri (62,8%). Kesimpulan: Temuan ini menunjukkan perlunya penguatan edukasi gizi, kelengkapan imunisasi, pemberian ASI, serta pemantauan pertumbuhan balita secara berkala.