Penerapan Forward Leaning Position untuk Mengurangi Sesak Napas pada Pasien dengan Congestive Heart Failure (CHF): Studi Kasus Application of Forward Leaning Position to Reduce Shortness of Breath in a Patient with Congestive Heart Failure (CHF): A Case StudyStudi Kasus

Isi Artikel Utama

Firsty Patandung
Reginus Malara
Mulyadi

Abstrak

P


Pendahuluan: Congestive Heart Failure (CHF) merupakan kondisi ketika jantung tidak mampu memompa darah secara optimal sehingga dapat menimbulkan kongesti dan sesak napas. Sesak napas dapat menyebabkan peningkatan frekuensi pernapasan dan ketidaknyamanan pada pasien. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi sesak napas adalah forward leaning position. Metode: Menerapkan asuhan keperawatan pada pasien CHF yang meliputi pengkajian, diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi keperawatan serta penerapan forward leaning position selama 3 hari, 1 kali sehari selama 5 menit. Frekuensi pernapasan dan saturasi oksigen diukur sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Masalah keperawatan yang ditemukan yaitu penurunan curah jantung, pola napas tidak efektif, hipervolemia, dan intoleransi aktivitas. Hasil penerapan menunjukkan penurunan frekuensi pernapasan dari 22 menjadi 20 kali/menit pada hari pertama, 22 menjadi 19 kali/menit pada hari kedua, dan 25 menjadi 21 kali/menit pada hari ketiga. Saturasi oksigen tetap stabil pada hari pertama dan meningkat pada hari kedua dan ketiga. Kesimpulan: Forward leaning position sebagai bagian dari kombinasi intervensi keperawatan dapat menyertai perbaikan sesak napas dan pola napas pada pasien CHF.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Rincian Artikel

Bagian
Artikel