Hubungan Personal Hygiene dengan Kejadian Scabies pada Remaja di SMA Plus Ibadurrahman Boarding School Kota Tangerang Correlation between Personal Hygiene and the Incidence of Scabies Among Adolescents at Ibadurrahman Boarding School High School in Tangerang City
Isi Artikel Utama
Abstrak
Pendahuluan: Scabies merupakan penyakit kulit menular akibat infestasi tungau Sarcoptes scabiei var. hominis dan lebih mudah menyebar pada lingkungan dengan kepadatan hunian tinggi, termasuk boarding school. Personal hygiene merupakan salah satu faktor perilaku yang dapat berkaitan dengan penularan scabies. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan personal hygiene dengan kejadian scabies pada remaja di SMA Plus Ibadurrahman Boarding School Kota Tangerang. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analitik korelasional dan rancangan cross-sectional. Sebanyak 100 remaja dipilih melalui total sampling. Data dikumpulkan pada 14 Juli 2026 menggunakan kuesioner personal hygiene dan kuesioner tanda/gejala scabies, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Pearson Chi-Square dengan alpha 0,05. Hasil: Sebanyak 60 responden (60%) memiliki personal hygiene kurang dan 64 responden (64%) berada pada kategori indikasi scabies berdasarkan kuesioner. Pada kelompok personal hygiene kurang, 55 responden (91,7%) berada pada kategori indikasi scabies, sedangkan pada kelompok personal hygiene baik terdapat 9 responden (22,5%). Uji Pearson Chi-Square menunjukkan hubungan yang signifikan antara personal hygiene dan indikasi kejadian scabies (chi-square=49,834; p=0,001). Kesimpulan: Ada hubungan antara personal hygiene dengan kejadian scabies di SMA Plus Ibadurrahman Boarding School Kota Tangerang. Upaya peningkatan personal hygiene siswa dan pemantauan kesehatan di lingkungan boarding school diperlukan sebagai upaya pencegahan.