Pengaruh Terapi Okupasi Activity Of Daily Living Terhadap Kemandirian Pasien Halusinasi di RSJD Kolonel H. Muhammad Syukur Provinsi Jambi The Effect of Activity of Daily Living Occupational Therapy on the Independence of Hallucination Patients
Isi Artikel Utama
Abstrak
Pendahuluan: Pasien halusinasi sering mengalami penurunan fungsi kognitif, motivasi, dan kemampuan melakukan Activity of Daily Living (ADL), sehingga menyebabkan ketergantungan pada orang lain. Salah satu intervensi yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemandirian adalah terapi okupasi ADL. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi okupasi Activity of Daily Living terhadap kemandirian pasien halusinasi di RSJD Kolonel H. Muhammad Syukur Provinsi Jambi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-experiment dengan pendekatan one group pre-test and post-test. Sampel berjumlah 11 pasien yang dipilih menggunakan teknik convenience sampling. Kemandirian diukur menggunakan Indeks Katz sebelum dan sesudah diberikan terapi okupasi berupa kegiatan menyapu, membersihkan tempat tidur, dan menggambar. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Median kemandirian meningkat dari 3 menjadi 5 setelah diberikan terapi okupasi, dengan nilai p-value 0,004 (<0,05). Kesimpulan: Terdapat pengaruh terapi okupasi Activity of Daily Living terhadap peningkatan kemandirian pasien halusinasi di RSJD Kolonel H. Muhammad Syukur Provinsi Jambi.