PPengaruh Terapi Relaksasi Otot Progresif Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi di Desa Karangbong Kecamatan Pajarakan Kabupaten Probolinggo The Effect of Progressive Muscle Relaxation Therapy on Blood Pressure Reduction in Patients with Hypertension in Karangbong, Pajarakan, Probolinggo
Isi Artikel Utama
Abstrak
Pendahuluan: Hipertensi merupakan penyakit kronis yang komplikasi serius seperti penyakit jantung, stroke, dan gangguan ginjal apabila tidak dikendalikan. Salah satu terapi nonfarmakologis yang membantu menurunkan tekanan darah adalah terapi relaksasi otot progresif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh terapi relaksasi otot progresif terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Metode: Metode dalam penelitian ini kuantitatif dengan desain pre-experimental menggunakan rancangan one group pre-test post-test.Populasi penelitian berjumlah 42 penderita hipertensi dengan sampel sebanyak 29 responden di hitung berdasarkan rumus besar sampel, teknik purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi tekanan darah sistolik dan diastolik. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tekanan darah sistolik sebelum diberikan terapi relaksasi otot progresif sebesar 149,52 mmHg dan tekanan darah diastolik sebesar 94,48 mmHg. Setelah diberikan terapi, rata-rata tekanan darah sistolik rata - rata menjadi 136,83 mmHg dan tekanan darah diastolik menjadi 84,66 mmHg. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value = 0,000 (α = 0,05). Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa terapi relaksasi otot progresif berpengaruh signifikan terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Terapi relaksasi otot progresif dapat dijadikan sebagai intervensi keperawatan nonfarmakologis untuk membantu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi.