Pengaruh Intervensi Olahraga Ringan terhadap Tingkat Stres pada Remaja di Pondok Pesantren Darul Maula Garut The Effect of Active Lifestyle Intervention through Light Exercise on Stress Levels among Adolescents at Darul Maula Islamic Boarding School, Garut

Isi Artikel Utama

Riski Amelia
Ivana Eko Rusdiatin
Darmasta Maulana
Rahayu Setyowati

Abstrak

Remaja termasuk kelompok usia yang berisiko mengalami stres sebagai dampak dari berbagai perubahan yang terjadi pada tahap perkembangannya perkembangan dan tuntutan lingkungan. Aktivitas yang padat di pondok pesantren dapat meningkatkan risiko stres, sehingga diperlukan upaya nonfarmakologis, salah satunya melalui olahraga ringan. Tujuan: Menganalisis pengaruh intervensi gaya hidup aktif berupa olahraga ringan terhadaap Tingkat stress pada remaja di Pondok Pesantren Darul Maula Garut Tahun 2026. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan rancangan one group pretest-posttest design. Sampel berjumlah 80 santriwati yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Tingkat stres diukur menggunakan kuesioner Depression Anxiety Stress Scale (DASS-42) subskala stres. Intervensi olahraga ringan dilakukan tiga kali seminggu selama empat minggu, dengan durasi 15–30 menit tiap sesi yang terdiri atas pemanasan, latihan inti, dan pendinginan. Data penelitian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan taraf signifikansi sebesar α = 0,05. Hasil Dan Pembahasan: Penelitian menunjukkan adanya penurunan nilai rata-rata tingkat stres setelah pemberian intervensi olahraga ringan, sehingga dapat disimpulkan bahwa intervensi tersebut berpengaruh terhadap tingkat stres remaja tingkat stres responden mengalami penurunan setelah diberikan intervensi olahraga ringan skor tingkat stres menurun dari 24,09 ± 5,988 sebelum intervensi menjadi 14,95 ± 3,778 setelah intervensi. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang menandakan bahwa intervensi gaya hidup aktif berupa olahraga ringan berpengaruh terhadap penurunan tingkat stres pada remaja di Pondok Pesantren Darul Maula Garut. Oleh karena itu, olahraga ringan dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi nonfarmakologis untuk mendukung upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan kesehatan mental remaja.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Rincian Artikel

Bagian
Artikel