Studi Kasus: Penerapan Senam Jari pada Lansia dengan Diabetes Melitus yang Mengalami Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah Case Study: The Application of Finger Exercises in Older Adults with Diabetes Mellitus Who Experience Fluctuations in Blood Glucose Levels
Isi Artikel Utama
Abstrak
Pendahuluan: Diabetes Mellitus sebagai penyakit metabolik kronisĀ ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Kejadian pada Lansia meningkatkan risiko terjadinya berbagai komplikasi sehingga diperlukan intervensi nonfarmakologis yang mudah diterapkan seperti senam jari. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan hasil penerapan senam jari terhadap kadar glukosa darah pada Lansia dengan Diabetes Mellitus di Puskesmas Kota Wilayah Selatan Kediri. Metode: Penelitian deskriptif kualitatif, studi kasus pada dua Lansia dengan ketidakstabilan kadar glukosa darah. Intervensi senam jari diberikan selama 3 hari berturut-turut sesuai standar operasional prosedur. Pengukuran kadar glukosa darah sewaktu dilakukan menggunakan glukometer setiap pagi sebelum pelaksanaan intervensi. Hasil: Studi kasus menunjukkan adanya penurunan kadar glukosa darah pada kedua subjek. Kadar glukosa darah Subjek I menurun dari 266 mg/dL menjadi 168 mg/dL, sedangkan pada Subjek II menurun dari 512 mg/dL menjadi 324 mg/dL setelah penerapan senam jari selama 3 hari. Kesimpulan: Penerapan senam jari berpotensi membantu menurunkan kadar glukosa darah, dapat digunakan sebagai satu intervensi keperawatan nonfarmakologis sederhana, aman, dan mudah untuk Lansia dengan ketidakstabilan kadar gula darah.