Hubungan Kesepian dan Kemampuan Activity Daily Living (ADL) dengan Pemanfaatan Posyandu Lansia di wilayah kerja Puskesmas Madurejo Correlation Between Loneliness and Activities of Daily Living and the Use of Posyandu for the Elderly in the Madurejo Community Health Center District

Isi Artikel Utama

Syalfira Nurazwa
Zuliya Indah Fatmawati
Ade Sucipto

Abstrak

Pendahuluan: Posyandu lansia merupakan pelayanan kesehatan promotif dan preventif yang bertujuan meningkatkan derajat kesehatan lanjut usia. Pemanfaatan Posyandu dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya tingkat kesepian dan Activity Daily Living (ADL). Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan tingkat kesepian dan ADL dengan pemanfaatan Posyandu lansia di wilayah kerja Puskesmas Madurejo.       Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 78 lansia yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen Penelitian ini menggunakan UCLA Loneliness Scale, Indeks Katz, dan lembar observasi pemanfaatan Posyandu, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil: Sebagian besar (73,1%) responden mengalami kesepian ringan, hampir seluruhnya (93,6%) ADL mandiri, dan sebagian besar (66,7%) pemanfaatan Posyandu baik. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kesepian dengan pemanfaatan Posyandu lansia (p = 0,879) maupun antara Activity Daily Living (ADL) dengan pemanfaatan Posyandu lansia (p = 0,733). Kesimpulan: Kesepian dan Activity Daily Living tidak berhubungan secara signifikan dengan pemanfaatan Posyandu lansia di wilayah kerja Puskesmas Madurejo. Pemanfaatan Posyandu dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak di teliti oleh peneliti dalam penelitian ini.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Rincian Artikel

Bagian
Artikel