Hubungan Tingkat Kecemasan dan Kepatuhan Diet Tinggi Protein dengan Tingkat Penyembuhan Luka Pasien Diabetes Melitus Correlation between Anxiety Levels and Adherence to a High-Protein Diet with Wound Healing Rates in Patients with Diabetes Mellitus
Isi Artikel Utama
Abstrak
Pendahuluan: Diabetes mellitus merupakan penyakit metabolik kronis yang sering disertai komplikasi luka kronis akibat gangguan sirkulasi dan neuropati perifer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada/tidak hubungan tingkat kecemasan dan kepatuhan terhadap diet tinggi protein dengan kecepatan penyembuhan luka penderita diabetes melitus. di RSU Mitra Medika Amplas. Metode: Penelitian kuantitatif ini dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien diabetes mellitus yang memiliki luka sebanyak 45 pasien. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 45 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar kuesioner kepatuhan diet nutrisi serta instrumen penilaian tingkat kecemasan dan status penyembuhan luka. Hasil: Temuan penelitian, dari 45 partisipan, 24 (53,3%) memiliki kepatuhan diet sedang, 21 (46,7%) mengalami kecemasan sedang, dan 23 (51,1%) belum sembuh lukanya. Hasil uji regresi logistik menunjukkan bahwa tingkat kecemasan dan kepatuhan terhadap diet tinggi protein memiliki dampak signifikan terhadap tingkat penyembuhan luka pada individu dengan diabetes melitus (p<0,05). Kesimpulan: Studi ini menyimpulkan bahwa tingkat kecemasan dan kepatuhan terhadap diet tinggi protein memengaruhi seberapa cepat luka sembuh pada penderita diabetes melitus.