Hubungan Peran Petugas Kesehatan dengan Kepatuhan Minum Obat Pasien Hipertensi di Puskesmas Tambelang Minahasa Tenggara Correlation between the Role of Healthcare Workers and Medication Adherence among Patients with Hypertension at the Tambelang Community Health Center in Southeast Minahasa
Isi Artikel Utama
Abstrak
Pendahuluan: Hipertensi masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia. Kepatuhan minum obat sebagai faktor penting mengukur keberhasilan pengendalian tekanan darah pasien hipertensi. Salah satu faktor yang dapat memengaruhi kepatuhan pasien adalah peran petugas kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada/itidak hubungan peran petugas kesehatan dengan kepatuhan minum obat pasien hipertensi di Puskesmas Tambelang, Minahasa Tenggara. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah pasien hipertensi yang menjalani pengobatan di poli umum Puskesmas Tambelang. Sampel penelitian berjumlah 42 responden yang dipilih menggunakan teknik concecutive (dibatasi selama satu bulan yaitu bulan April – Mei 2026 ). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner peran petugas kesehatan dan kepatuhan minum obat pasien. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil: Penelitian menunjukkan sebagian besar responden menilai peran petugas kesehatan dalam kategori cukup (71,4%) dan sebagian besar responden memiliki kepatuhan minum obat yang tinggi (40,5%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,000004 (p < 0,05), yang berarti ada hubungan yang signifikan antara peran petugas kesehatan dengan kepatuhan minum obat pasien hipertensi. Kesimpulan: Peran petugas kesehatan memiliki hubungan yang signifikan dengan kepatuhan minum obat pasien hipertensi atau semakin baik peran petugas kesehatan maka semakin tinggi tingkat kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat antihipertensi.