Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Minum Obat pada Pasien dengan Hipertensi di Puskesmas Perawatan Moti Factors Influencing Medication Compliance in Patients with Hypertension at the Moti Care Community Health Center
Isi Artikel Utama
Abstrak
Pendahuluan: Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis dengan prevalensi yang tinggi di masyarakat dan memerlukan pengobatan jangka panjang. Namun, masih ditemukan pasien yang tidak patuh dalam menjalani pengobatan, seperti tidak rutin mengonsumsi obat, tidak hadir pada jadwal kontrol, dan tidak mengikuti anjuran terapi tenaga kesehatan. Ketidakpatuhan pengobatan dapat menyebabkan kegagalan pengendalian tekanan darah dan meningkatkan risiko komplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan pengobatan pasien hipertensi. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 30 pasien hipertensi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Tingkat kepatuhan pengobatan diukur menggunakan Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8), sedangkan faktor-faktor yang memengaruhi kepatuhan meliputi pengetahuan, dukungan keluarga, motivasi, dan akses pelayanan kesehatan diukur menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berinteraksi, yaitu pengetahuan, dukungan keluarga, motivasi, dan akses pelayanan Kesehatan dengan nilai p-value kurang dari 0,05(p<0,05). Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan (p=0,004), dukungan keluarga (p=0,006), motivasi (p=0,001), dan akses pelayanan kesehatan (p=0,015) dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi. Motivasi merupakan faktor yang menunjukkan hubungan paling kuat terhadap kepatuhan pengobatan