Gambaran Dampak Bullying terhadap Munculnya Perilaku Negatif pada Pelajar Sekolah Menengah Pertama Overview of the Impact of Bullying on Negative Behavior Among Junior High School Students
Isi Artikel Utama
Abstrak
Pendahuluan: Bullying merupakan tindakan agresif yang dilakukan secara berulang dan disengaja untuk menyakiti korban, baik secara fisik maupun psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak perilaku bullying terhadap perilaku negatif pelajar Sekolah Menengah Pertama. Metode: Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, teknik purposive sampling, melibatkan 86 siswa kelas VIII di salah satu SMP Negeri di Bandar Lampung. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengalaman bullying dan dampak perilaku negatif yang muncul yang sudah diuji validitasnya, data dianalisis secara univariat. Hasil: Seluruh responden (100%) pernah mengalami bullying verbal, dan 80,24% juga pernah mengalami bullying fisik. Efek perilaku negatif yang paling dominan meliputi munculnya perasaan sedih (83,72%), kecemasan dan rasa malu (75,58%), marah terpendam (70,93%), perasaan tidak aman berada ditempat yang sama dengan orang yang pernah membuli (69,76%), perasaan trauma pada pembulian (65,12%), perasaan tidak berdaya (62,79%), perasaan kurang percaya diri (60,46%), muncul perasaan depresi (56,97%), perilaku menarik diri dari teman sebaya (52,33%), merasa sulit berkonsentrasi dan memilih tidak masuk sekolah (47,67%), perasaan takut bersosialisasi dengan lingkungan sekitar (46,52%), pernah merasa dunia akan lebih baik tanpa saya (36.05%) dan muncul pikiran/keinginan percobaan bunuh diri (22,10%). Kesimpulan: Bullying memiliki dampak yang bisa menjadi serius terhadap kesehatan mental siswa sehingga diperlukan upaya pencegahan dan intervensi psikososial dari pihak sekolah dan perawat disekolah.