Gambaran Riwayat Konsumsi Makanan Cepat Saji pada Anak Obesitas di Puskesmas Sumberjo Kabupaten Kediri Overview of Fast Food Consumption Patterns among Obese Children at the Sumberjo Community Health Center in Kediri Regency
Isi Artikel Utama
Abstrak
Pendahuluan: Obesitas pada anak menjadi masalah kesehatan yang berkaitan dengan kebiasaan konsumsi makanan cepat saji, anak usia sekolah umumnya lebih menyukai makanan praktis seperti mie instan dan fried chicken yang mengandung kalori, lemak, gula dan natrium tinggi sebagai pemicu obesitas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi riwayat mengonsumsi makanan cepat saji pada anak obesitas di Puskesmas Sumberjo Kabupaten Kediri. Metode: Penelitian dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 31 anak usia 6-12 tahun dengan obesitas. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mengunakan lembar instrumen, kemudian dianalisis secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil: Seluruh responden (100%) memiliki riwayat mengonsumsi makanan cepat saji. Jenis makanan yang paling banyak dikonsumsi adalah mie instan (100%) dan fried chicken (96,7%). Berdasarkan frekuensi mengonsumsi, hampir setengahnya responden mengonsumsi makanan cepat saji sekitar 2 kali dalam seminggu (45,2%), sedangkan (41,9%) mengonsumsi 1 kali dalam seminggu dan (12,9%) mengonsumsi kurang lebih 3 kali dalam seminggu. Hasil ini menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan cepat saji telah menjadi kebiasaan yang umum pada anak obesitas yang menjadi sampel penelitian. Kesimpulan: Kebiasaan konsumsi makanan cepat saji minimal 1 kali dalam seminggu diduga berperan dalam kejadian obesitas pada anak di wilayah Puskesmas Sumberjo Kabupaten Kediri. Diperlukan edukasi mengenai pentingnya pola makan sehat, serta pengurangan mengonsumsi makanan cepat saji, dan peningkatan ativitas fisik pada anak usia sekolah