Literature Review: Manajemen Nyeri Non-Farmakologis pada Pasien Fraktur Literature Review: Nonpharmacological Pain Management in Patients with Fractures
Isi Artikel Utama
Abstrak
Pendahuluan: Fraktur merupakan kondisi ketika terjadi patah atau retak pada tulang akibat trauma yang mengakibatkan terjadinya nyeri, sehingga berdampak kepada rasa ketidaknyaman bagi pasien. Salah satu Upaya yang dilakukan untuk mengurangi rasa nyeri bisa dengan cara pemberian terapi nonfarmakologi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk meninjau berbagai macam terapi non-farmakologi yang efektif dalam menurunkan nyeri pada pasien fraktur melalui literature review 16 artikel dari Google Scholar dalam lima tahun terakhir. Metode: Penelitian literature review dilakukan dengan cara menelaah, mengidentifikasi dan menganalisis berbagai literature yang relevan dengan terapi non-farmakologis pada pasien fraktur sebanyak 15 artikel jurnal. Hasil: Berdasarkan hasil telaah literature review ditemukan bahwa terapi non-farmakologis terdapat 6 terapi nonfarmakologi yang dilakukan untuk menurunkan nyeri pada pasien fraktur yaitu kompres dingin (cold pack), relaksasi nafas dalam (relaksasi benson), Terapi Progressive Muscle Relaxation, Balut Bidai, Spiritual Therapy Quantum Touch and Finger, Distraction Technique. Dari ke 6 terapi nonfarmakologi tersebut yang paling efektif adalah terapi kompres dingin (cold pack) dengan hasil setelah diberikan kompres dingin selama 3 hari berturut-turut dari skala nyeri 6 menjadi skala nyeri 1. Selanjutnya terapi relaksasi nafas dengan penurunan dari skala nyeri 6,27 menurun menjadi 3,54. Kesimpulan: Berdasarkan studi literatur 15 artikel jurnal terpilih sesuai dengan kriteria inklusi, ada 6 terapi non farmakologik yang efektif dalam menurunkan nyeri akut pada pasien fraktur