Gambaran Persepsi Mahasiswa Diploma III Keperawatan terhadap Konsumsi Jamu Tradisional Berdasarkan Health Belief Model Overview of Diploma III Nursing Students’ Perceptions of Traditional Herbal Medicine Consumption Based on the Health Belief Model
Isi Artikel Utama
Abstrak
Pendahuluan: Konsumsi jamu tradisional merupakan salah satu perilaku kesehatan yang dipengaruhi oleh persepsi individu. Minat mahasiswa terhadap konsumsi jamu tradisional ini cenderung rendah karena rasa, aroma, serta kecenderungan memilih pengobatan modern yang dianggap lebih praktis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran persepsi mahasiswa Prodi Diploma III Keperawatan Universitas Nusantara PGRI Kediri terhadap konsumsi jamu tradisional. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kwantitatif dengan pendekatan survei. Responden berjumlah 99 mahasiswa tingkat I, II, dan III yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berbasis Health Belief Model dengan skala Likert dan dianalisis secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa 72 responden (73%) memiliki persepsi rendah dan 27 responden (27%) memiliki persepsi sedang terhadap konsumsi jamu tradisional. Tidak ada responden dengan persepsi tinggi. Kesimpulan: Persepsi mahasiswa terhadap konsumsi jamu tradisional masih tergolong rendah sehingga diperlukan edukasi dan promosi kesehatan untuk meningkatkan persepsi positif terhadap jamu tradisional