Narrative Literature Review: Efektivitas Blowing Therapy terhadap Status Respirasi Anak dengan Pneumonia Narrative Literature Review: The Effectiveness of Blowing Therapy on the Respiratory Status of Children with Pneumonia
Isi Artikel Utama
Abstrak
Pendahuluan: Pneumonia adalah salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak-anak di dunia, terutama pada anak-anak dan kelompok usia prasekolah. Peradangan pada parenkim paru-paru menyebabkan peningkatan produksi sekresi, gangguan ventilasi, dan penurunan pertukaran gas. Anak-anak dengan pneumonia sering menunjukkan gejala takipnea, penyempitan dinding dada, penggunaan otot pernapasan, dan penurunan saturasi oksigen, yang dapat berkembang menjadi hipoksia dan gagal napas jika tidak ditangani dengan benar. Tujuan penelitian ini menganalisis dan menggabungkan bukti tentang efektivitas blowing therapy pada status pernapasan anak dengan pneumonia. Metode: Penelitian ini menggunakan metode Narrative Literature Review (NLR) dengan mencari referensi di database Google Scholar, PubMed, dan ProQuest dengan kata kunci " blowing therapy" atau "terapi meniup", "pneumonia", "anak", dan "status pernapasan". Artikel yang digunakan terbatas pada publikasi dari tahun 2015-2025. Hasil: 7 dari 85 artikel yang diidentifikasi memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis dalam penelitian ini. Semua penelitian menunjukkan bahwa terapi meniup efektif dalam mengurangi laju pernapasan ketika rentang pernapasan berkurang hingga 12 kali per menit, meningkatkan saturasi oksigen (SpO₂) antara 0,55% dan 5%, mengurangi suara pernapasan lainnya (ronkhi), meningkatkan efisiensi batuk, dan memperbaiki pola pernapasan pada anak dengan pneumonia. Bentuk intervensi antara lain latihan meniup balon, meniup kupu-kupu kertas, meniup membuat gelembung, dan permainan pernapasan bibir (PLB). Kesimpulan: Blowing therapy adalah intervensi non-farmakologis yang efektif, aman, sederhana, dan hemat biaya yang membantu memperbaiki kondisi pernapasan pada anak-anak dengan pneumonia. Pendekatan berbasis permainan untuk terapi meniup meningkatkan kenyamanan dan kerja sama anak selama perawatan. Intervensi ini berpotensi digunakan sebagai terapi tambahan dalam praktik keperawatan anak akut dan kritis berdasarkan praktik berbasis bukti.