Studi Literatur Berbasis Bukti: Penggunaan Continuous Glucose Monitoring (CGM) dan Terapi Insulin pada Anak untuk Pencegahan Diabetic Ketoacidosis Evidence-Based Literature Review: The Use of Continuous Glucose Monitoring (CGM) and Insulin Therapy in Children for the Prevention of Diabetic Ketoacidosis
Isi Artikel Utama
Abstrak
Pendahuluan: Diabetic ketoacidosis (DKA) merupakan komplikasi akut diabetes melitus yang sering terjadi pada anak dan memerlukan penanganan cepat melalui pemantauan glukosa (CGM), terapi insulin, dan pengawasan keseimbangan cairan dan elektrolit. Tujuan penelitian ini mengkaji bukti ilmiah mengenai efektivitas penggunaan continuous glucose monitoring (CGM), strategi terapi insulin dalam penatalaksanaan pasien anak dengan DKA serta implikasinya terhadap praktik keperawatan. Metode: Penelitian literature review dengan proses seleksi artikel berdasarkan pedoman PRISMA. Pencarian literatur dilakukan melalui basis data PubMed, yang diseleksi berdasarkan kriteria inklusi hingga diperoleh lima artikel yang memenuhi syarat untuk dianalisis. Hasil: Kajian literature menunjukkan bahwa CGM memiliki akurasi yang baik dalam memantau kadar glukosa pada pasien anak dengan DKA dan mampu membantu mendeteksi perubahan kadar glukosa secara lebih dini. Dalam praktik keperawatan, perawat berperan pertama dalam pemantauan kadar glukosa pasien, pemberian terapi insulin, memantau keseimbangan cairan elektrolit, deteksi dini komplikasi, dan sebagai konselor untuk keluarga dan pasien. Kesimpulan: Berdasarkan studi literatur berbasis bukti, penggunaan CGM dan strategi terapi insulin berkontribusi terhadap peningkatan kualitas kontrol glukosa darah, keselamatan pasien, dan peningkatan efektivitas penatalaksanaan DKA pada anak.