Pengaruh Edukasi First Aid Kegawatdaruratan terhadap Pengetahuan Penanganan Fraktur pada Orang Awam di Desa Wori The Effect of Emergency First Aid Training on Knowledge of Fracture Management Among Laypeople in Wori Village
Isi Artikel Utama
Abstrak
Pendahuluan: Fraktur merupakan salah satu kondisi kegawatdaruratan yang membutuhkan penanganan awal yang tepat untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Kurangnya pengatahuan masyarakat awam tentang pertolongan pertama pada fraktur dapat meningkatkan resiko kesalahan penanganan. Edukasi first aid kegawatdaruratan menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pengatahuan masyarakan dalam menangani kondisi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi first aid kegawatdaruratan terhadap peningkatan pengatahuan penangan fraktur pada orang awam di desa Wori. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental melalui pendekatan one group pretest-posttest. Sampel penelitian adalah masyarakat awam di desa Wori yang di pilih menggunakan teknik purposive sampling. Data di kumpulkan menggunakan kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi edukasi, kemudian di analisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Penelitian menujukan adanya peningkatan pengatahuan responden setelah di berikan edukasi, dengan nilai signifikansi p<0,05, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan sesudah dilakukan edukasi first aid kegawatan daruratan. Kesimpulan: Edukasi frist aid kegawatdaruratan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengatahuan masyarakat awam dalam penanganan fraktur di desa Wori.