Hubungan Kelengkapan Imunisasi Dasar dengan Kejadian Stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Lohbener Correlation between Completion of Basic Immunizations and the Incidence of Stunting Among Toddlers in the Service Area of the Lohbener Community Health Center
Isi Artikel Utama
Abstrak
Pendahuluan: Stunting dapat disebabkan oleh kekurangan gizi sejak lahir hingga beberapa tahun pertama kehidupannya. Anak yang mengalami stunting akan mengalami tubuh pendek, berbeda dengan anak pada umumnya. Salah satu cara mencegah stunting pada anak adalah imunisasi. Anak-anak yang menerima semua vaksinasi dasar yang direkomendasikan dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh mereka dan mencegah paparan beberapa infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan hubungan antara kelengkapan imunisasi dasar dengan kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Lohbener. Metode: Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kwantitatif dengan pendekatan korelasional. Perhitungan sampel menggunakan rumus Slovin. Desain sampel menggunakan purposive sampling dengan 93 responden. Instrumen penelitian menggunakan lembar checklist dan lembar observasi. Analisis data menggunakan Chi square. Hasil: Berdasarkan temuan penelitian, dari 53 responden dengan imunisasi yang lengkap, 50 (94,3%) memiliki tinggi badan normal dan tidak mengalami stunting, sementara 3 (5,7%) mengalami stunting dengan nilai p value kurang dari 0,05. Kesimpulan: Temuan utama penelitian ini adalah kelengkapan imunisasi berhubungan dengan kejadian stunting stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Lohbener. Diharapkan upaya-upaya peningkatan kesadaran tentang pentingnya imunisasi dasar lengkap untuk mencegah stunting dengan memberikan edukasi kesehatan kepada kader posyandu, dan mendorong partisipasi aktif masyarakat.