Studi Kasus: Intervensi Relaksasi Finger hold pada Pasien dengan Indikasi Nyeri Akibat Systemic Lupus Erythematosus Case Study: Finger-Hold Relaxation Intervention in Patients with Pain Due to Systemic Lupus Erythematosus

Isi Artikel Utama

Meriati
Muhammad Iqbal S
Yullyzar

Abstrak

Pendahuluan: Systemic Lupus Erythematosus (SLE) adalah penyakit autoimun kronis, mempengaruhi berbagai sistem tubuh dengan memproduksi antibodi yang berlebihan sehingga menyebabkan berbagai manifestasi klinis pada berbagai organ sistemik seperti kulit, mukosa, ginjal, sistem saraf, sistem kardiovaskular, sendi, tulang dan darah tepi. Keluhan nyeri sebagai salah satu gejala utama dari SLE. Tujuan studi ini  untuk melihat efek intervensi relaksasi finger hold pada pasien dengan indikasi nyeri akibat systemic lupus erythematosus. Metode: Penelitian dilakukan secara studi kasus pada satu orang pasien (An. C) penderita SLE. Intervensi keperawatan yang diberikan yaitu terapi relaksasi finger hold atau latihan relaksasi dan pergerakan pada jari-jari tangan. Intervensi diberikan dengan durasi waktu yaitu 15 menit setiap kali latihan selama 6 hari perawatan. Pemantauan dilakukan sebelum dan sesudah intervensi relaksasi finger hold terhadap skala nyeri akibat SLE. Hasil: Evaluasi hasil penelitian didapatkan pada pasien An. C setelah intervensi relaksasi finger hold menurunkan skala nyeri dari skala 6 menjadi 3. Kesimpulan: Intervensi relaksasi finger hold menggunakan jari-jari dapat memberikan efek relaksasi dan mengurangi rasa nyeri pada pasien SLE.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Rincian Artikel

Bagian
Artikel