Hubungan Pola Makan dengan Siklus Menstruasi pada Remaja Putri di SMP Negeri 4 Ngamprah Kabupaten Bandung Barat Correlation Between Dietary Patterns and Menstrual Cycles in Adolescent Girls at SMP Negeri 4 Ngamprah, West Bandung Regency
Isi Artikel Utama
Abstrak
P
Latar Belakang: Remaja putri termasuk kelompok yang rentan mengalami gangguan siklus menstruasi yang dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya pola makan. Pola makan kurang sehat, seperti jarang sarapan dan sering mengonsumsi makanan cepat saji, masih banyak ditemukan pada remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola makan dengan siklus menstruasi pada remaja putri di SMP Negeri 4 Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan teknik cluster random sampling. Populasi penelitian berjumlah 207 siswi, dengan sampel sebanyak 76 responden yang telah mengalami menstruasi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pola makan tidak sehat sebanyak 50 responden (65,8%). Selain itu, sebagian besar responden mengalami siklus menstruasi tidak teratur sebanyak 53 responden (69,7%), sedangkan 23 responden (30,3%) memiliki siklus menstruasi teratur. Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p-value sebesar 0,001. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan dengan siklus menstruasi pada remaja putri di SMP Negeri 4 Ngamprah. Remaja putri dengan pola makan tidak sehat cenderung lebih banyak mengalami siklus menstruasi tidak teratur, sehingga diperlukan upaya peningkatan pola makan sehat melalui edukasi gizi dan kesehatan reproduksi remaja