Studi Kasus Penerapan Terapi Progressive Muscle Relaxation dan Audio Murotal Al-Qur’anik Al-Fatihah untuk Pengurangan Gejala Halusinasi Case Study of the Application of Progressive Muscle Relaxation Therapy and Audio Murotal Al-Quranik Al-Fatihah to Reduce Hallucination Symptoms
Isi Artikel Utama
Abstrak
Pendahuluan: Gangguan jiwa dapat dialami oleh seluruh kalangan mulai dari anak-anak, remaja, dewasa dan lansia. Halusinasi yaitu keadaan seseorang mengalami perubahan, mengalami persepsi sensori tanpa stimulus eksternal yang sebenarnya. Penanganan pasien halusinasi dilakukan dengan terapi nonfarmakologis yaitu terapi progressive muscle relaxation dan audio murotal al-qur’anik (al-fatihah). Penelitian ini bertujuan melihat efek setelah diberikan 2 terapi pada 4 pasien dengan halusinasi pada bulan September 2025 di Ruang Nuri Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Lampung. Metode: Penelitian menggunakan desain pra-eksperimental dengan terapi progressive muscle relaxation yang dilakukan selama 15 menit sebanyak 1 kali dalam sehari dan audio murotal al-qur’anik (al-fatihah) yang dilakukan selama 15 menit sebanyak 3 kali dalam sehari, kedua terapi ini dilakukan selama 6 hari. Dilakukan penilaian tanda dan gejala halusinasi pre dan post selama 6 hari menggunakan instrument AHRS (Auditory Hallusinations Rating Scale). Hasil: Implementasi progressive muscle relaxation terjadi penurunan skor AHRS pre test pasien pertama 5, pasien kedua 5 dan post test pasien ketiga 2, pasien keempat 2 dan terapi audio murotal al-qur’anik (al-fatihah) terjadi penurunan skor AHRS pre test pasien ketiga 27, pasien keempat 25 dan post test pasien ketiga 12, pasien keempat 11. Kesimpulan: Penerapan terapi progressive muscle relaxation dan audio murotal al-qur’anik (al-fatihah) ini secara bertahap dapat menurunkan tanda-gejala halusinasi penglihatan dan pendengaran.