Studi Kasus Penerapan Foot Exercise untuk Peningkatan Nilai Ankle Brachial Index (ABI) Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Case Study on the Use of Foot Exercises to Improve the Ankle-Brachial Index (ABI) in Patients with Type 2 Diabetes
Isi Artikel Utama
Abstrak
Latar Belakang: Neuropati perifer merupakan salah satu komplikasi kronis tersering pada pasien diabetes melitus yang terjadi akibat kerusakan saraf perifer akibat hiperglikemia berkepanjangan. Kondisi ini menyebabkan gangguan sensasi, perfusi perifer menurun, dan meningkatkan risiko ulkus kaki serta amputasi apabila tidak ditangani secara dini. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran implementasi asuhan keperawatan pada pasien dengan neuropati perifer melalui pendekatan perawatan kaki dan terapi foot exercise guna memperbaiki sirkulasi darah perifer serta mengendalikan kadar glukosa darah. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif studi kasus asuhan keperawatan pada pasien Diabetes Mellitus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara langsung, pengisian instrument nilai AB, dan pemeriksaan fisik. Penelitian dilakukan selama tiga hari dengan fokus intervensi foot exercise selama 15 menit perhari. Parameter evaluasi meliputi keluhan sensorik (kesemutan, kebas) dan nilai ABI sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan nilai ABI yang konsisten pada kedua pasien. Pada Ny. S, nilai ABI meningkat dari 0,85 (hari 1) menjadi 0,89 (hari 2) dan 0,92 (hari 3). Pada Tn. M, nilai ABI meningkat dari 0,83 (hari 1) menjadi 0,88 (hari 2) dan 0,91 (hari 3). Ditemukan juga hilangnya keluhan neuropati pada hari ketiga. Kesimpulan: foot exercise mampu meningkatkan perfusi perifer dalam waktu relatif singkat 3 hari. Studi kasus ini merekomendasikan penerapan foot exercise secara rutin sebagai bagian dari manajemen mandiri pasien untuk mencegah progresivitas neuropati dan komplikasi vaskular lainnya.