Hubungan Kualitas Tidur dengan Tingkat Stress Penderita Hipertensi di Ruang Keratun Rumah Sakit Urip Sumoharjo Correlation Between Sleep Quality and Stress Levels in Hypertension Patients in the Keratun Ward at Urip Sumoharjo Hospital
Isi Artikel Utama
Abstrak
Latar Belakang: Kualitas tidur dan tingkat stres pasien dengan hipertensi adalah dua hal yang dapat mempengaruhi membaik atau memburuknya kondisi hipertensi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan kualitas tidur dengan tingkat stres penderita hipertensi yang dirawat. Penelitian dilakukan di Ruang Keratun RS Urip Sumoharjo. Metode: Jenis penelitian adalah kuantitatif analitik cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 46 dilakukan secara total sampling. Penelitian dilakukan pada bulan November 2025. Pengumpulan data dengan lembar kuesioner, analisis data dengan uji Spearman Rank Hasil: Data univariat 37% pasien mengalami kualitas tidur buruk dan 60,9% mengalami stres berat. Analisis bivariat diperoleh nilai p value 0,001. Berdasarkan analisis hasil kondisi stres pasien memicu pasien untuk menjalani perawatan dirumah sakit, dan selama perawatan kualitas tidur pasien mayoritas cukup, ada sebagian dalam kualitas tidur masih buruk. Kesimpulan: Kedua variabel ini saling berhubungan yaitu kualitas tidur buruk dapat meningkatkan tingkat stres pasien, tingkat stres sedang-berat pasien dapat mengurangi kualitas tidur pasien.