Hubungan Asupan Karbohidrat dengan Persepsi Kelelahan pada Mahasiswa yang Mengikuti UKM Olahraga Rugby Corellation between Carbohydrate Intake and Fatigue Perception among Students Participating in the Rugby Sports Student Activity Unit (UKM)
Isi Artikel Utama
Abstrak
Latar Belakang: Perkembangan olahraga yang pesat mendorong meningkatnya partisipasi mahasiswa dalam aktivitas fisik intens, salah satunya melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) olahraga rugby. Aktivitas fisik berintensitas tinggi yang tidak diimbangi dengan pemenuhan energi yang adekuat, khususnya karbohidrat, berpotensi menimbulkan kelelahan dan penurunan performa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara asupan karbohidrat dengan persepsi kelelahan pada mahasiswa yang mengikuti UKM olahraga rugby. Metode: Penelitian menggunakan desain cross-sectional dan dilaksanakan di UKM Rugby Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Sumedang pada 21–30 November. Subjek penelitian berjumlah 33 mahasiswa yang dipilih dengan teknik total sampling. Asupan karbohidrat diukur menggunakan food record 2 × 24 jam yang dianalisis dengan aplikasi NutriSurvey 2007, sedangkan persepsi kelelahan diukur menggunakan skala Borg. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki asupan karbohidrat kategori kurang (75,76%) dan persepsi kelelahan berada pada kategori ringan hingga sedang. Uji korelasi menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara asupan karbohidrat dan persepsi kelelahan (r = −0,573; p < 0,001), dengan arah hubungan negatif. Kesimpulan: Semakin baik kecukupan asupan karbohidrat, semakin rendah persepsi kelelahan pada mahasiswa UKM rugby.