Hubungan Pengetahuan dengan Kesadaran Diri tentang Gender pada Remaja di MA NURIS Bades Kabupaten Lumajang The Correlation between Knowledge and Self- Awareness about Gender among Adolescents at NURIS Islamic Senior High School Bades, Lumajang

Isi Artikel Utama

Ambi Yuantoro
Marfuah
Erna Handayani
Rafika Rosyda

Abstrak

Pendahuluan: Kesadaran diri tentang gender merupakan aspek penting dalam pembentukan identitas remaja, yang sangat dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan mereka mengenai konsep gender. Minimnya pemahaman terhadap gender dapat menyebabkan munculnya stereotip, diskriminasi, dan ketidaksetaraan dalam lingkungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan kesadaran diri tentang gender pada remaja di MA NURIS Bades. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analitik korelasi dan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 75 responden, diambil dengan teknik total sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner, dan analisis statistik menggunakan uji Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang gender, yaitu sebanyak 60 responden (80%), dan sebanyak 63 responden (84%) memiliki kesadaran diri yang baik mengenai gender. Uji korelasi Spearman menghasilkan nilai koefisien sebesar 0,792 dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan hubungan yang kuat dan signifikan antara pengetahuan dengan kesadaran diri tentang gender. Hal ini berarti semakin tinggi pengetahuan remaja tentang gender, maka semakin baik pula kesadaran dirinya. Kesimpulan: Temuan ini sesuai dengan teori bahwa pemahaman kognitif individu terhadap isu gender dapat membentuk sikap dan kesadaran sosial yang lebih adil dan reflektif. Oleh karena itu, peningkatan edukasi tentang gender sangat penting untuk mendukung perkembangan psikososial remaja secara positif.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Rincian Artikel

Bagian
Artikel