Hubungan Antara Status Sosial Ekonomi Keluarga Dengan Aktivitas Fisik Pada Remaja Di SMAN 1 Sumedang The Relationship Family Socioeconomic Status and Physical Activity in Adolescents at SMAN 1 Sumedang
Isi Artikel Utama
Abstrak
Pendahuluan: Kemajuan teknologi yang cepat telah memengaruhi pola hidup masyarakat termasuk remaja yang kini cenderung menjalani gaya hidup kurang aktivitas fisikf. Aktivitas fisik yang rendah pada remaja menjadi isu global yang turut dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya adalah status sosial ekonomi keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara status sosial ekonomi keluarga dengan tingkat aktivitas fisik pada remaja di SMAN 1 Sumedang.Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional dan rancangan cross-sectional. Populasi penelitian terdiri dari 1.336 siswa, dan sebanyak 332 siswa dijadikan sampel berdasarkan tabel Krejcie dan Morgan melalui teknik cluster random sampling. Instrumen yang digunakan adalah Family Affluence Scale III (FAS III) dan Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ) yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan analisis univariat dan uji korelasi Spearman’s rho.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 36,7% responden memiliki status sosial ekonomi sedang dan 45,8% memiliki aktivitas fisik rendah. Uji korelasi menghasilkan p = 0,493 (p > 0,05), yang berarti tidak adanya hubungan signifikan antara kedua variabel.Kesimpulann, aktivitas fisik remaja tidak dipengaruhi oleh faktor sosial ekonomi remaja, mungkin lebih dipengaruhi oleh faktor lain, seperti kebiasaan personal, lingkungan sekitar, serta dorongan dan minat individu untuk beraktivitas fisik.